DNA Kuno Mengungkapkan Bagaimana Orang Eropa Berkulit Putih dan Bermata Biru
Analisis DNA purba menunjukkan bahwa
pada satu titik , manusia Eropa ( dulunya )
adalah seorang pemburu bermata biru
dan berkulit hitam.
[1st Paragraf]
Teka-teki tentang kenapa orang-orang
Eropa memiliki kulit putih dan bermata
biru masih menjadi bahan diskusi hingga
sekarang. Baru-baru ini, sebuah DNA
kuno mengungkapkan bagaimana orang
Eropa berkulit putih dan bermata
biru setelah menyebar dari Afrika.
Evolusi orang Eropa, menurut Daniel
Zadik dari University of Leicester
mengatakan, bermula dari mata.
“Analisis DNA purba menunjukkan bahwa
pada satu titik, manusia Eropa (dulunya)
adalah seorang pemburu bermata biru
dan berkulit hitam.”
Sementara proses perubahan warna kulit
berlangsung lebih belakangan. Zadik
percaya bahwa itu mungkin disebabkan
oleh migrasi orang-orang Timur
Tengahselama Zaman Perunggu.
[2nd Paragraf]
Sementara proses perubahan warna kulit
berlangsung lebih belakangan. Zadik
percaya bahwa itu mungkin disebabkan
oleh migrasi orang-orang Timur
Tengahselama Zaman Perunggu.
“Mata biru bisa berasal dari zaman
Mesolitikum Eropa (10.000 – 5.000 SM),
sedangkan karakteristik lain (kulit putih)
datang kemudian seiring dengan
munculnya pendatang dari Timur
(tengah),” ujar Zadik seperti
dilansir Metro.co.uk .
Tanda-tanda kulit putih, tambah Zadik,
belum tampak di Zaman Mesolitikum, tapi
hadir ketika Eropa memasuki Zaman
Perunggu (3.000 tahun kemudian), baik
di Eropa maupun di Semenanjung Siberia.
Seperti diketahui, kedua wilayah ini
menerima banyak sekali petani Timur
Tengah selama ini—dan ada indikasi
bahwa mutasi orang Eropa ini bermula
dari datangnya orang-orang Timur
Tengah.
[PENUTUP]
Zadik juga melihat kemungkinan lainnya:
seleksi alam. “Bisa jadi kurangnya
vitamin D di daerah yang lebih utara
lantara kurangnya sinar matahari, atau
karena faktor makanan yang mereka
tanam.”
Reviewed by AldyGamer
on
20.43
Rating:
Tidak ada komentar: